ATENSI69.ID – Jakarta, Kasus sopir taksi online perkosa penumpang terjadi di Tol Kunciran–Cengkareng pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 03.30 WIB. Korban berinisial NG (30) menjadi sasaran kekerasan seksual dan penganiayaan oleh FG (49), sopir yang menjemputnya. Pelaku kini telah ditangkap polisi setelah melarikan diri dan bersembunyi di Depok.
Korban awalnya memesan taksi online dari Kukusan, Depok, menuju Bandara Soekarno–Hatta. Mobil yang datang tidak sesuai identitas kendaraan di aplikasi, namun korban tetap naik karena situasi saat itu sepi. Dalam perjalanan, pelaku menepi di bahu tol dengan alasan ingin mencuci muka, lalu mengancam korban menggunakan benda menyerupai senjata api dan memperkosanya di kursi penumpang.
Baca Juga: Kasasi Mario Dandy Ditolak MA, Hukuman Penjara Makin Berat
Kronologi Lengkap Sopir Taksi Online Perkosa Penumpang
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari menjelaskan bahwa pelaku sudah diidentifikasi lewat penyelidikan dan profiling.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, analisa, dan profiling, polisi mengidentifikasi pelaku berinisial FG (49), warga Bekasi, yang berprofesi sebagai sopir taksi online,” ujarnya.
Saat mobil berhenti di bahu Tol Kunciran–Cengkareng sebelum Exit Benda, pelaku berpindah ke kursi penumpang.
“Pelaku kemudian memukul leher dan kepala korban menggunakan benda mirip senjata api dan memaksa korban membuka pakaian,” kata salah satu penyidik dalam keterangan serupa.
Korban dirudapaksa dalam kondisi terancam dan tidak berdaya. Setelah itu, pelaku tidak melanjutkan perjalanan ke bandara, tetapi membawa korban kembali ke Depok dan menurunkannya di depan sebuah gang.
Korban langsung melapor ke Polres Metro Tangerang Kota, yang kemudian melakukan penelusuran cepat berdasarkan kendaraan dan identitas pelaku.
Penangkapan Pelaku
Penyidik mengidentifikasi mobil pelaku, Mazda 2 hijau dengan nomor polisi B-1280-KMZ, terparkir di kawasan Sukamaju, Depok. Dari sana, tim Resmob melakukan pengejaran.
“Penangkapan dilakukan ketika pelaku tengah beristirahat bersama keluarga,” ujar Jauhari.
Di lokasi penangkapan, polisi menemukan satu paket sabu dalam dompet pelaku. Hasil tes urine menunjukkan pelaku positif amphetamine dan methamphetamine. Ia mengaku menggunakan narkoba sehari sebelum menjalankan aksinya.
Pelaku juga sempat berbohong soal senjata api yang digunakannya.
“Pengembangan lanjutan pada 24 November 2025 akhirnya menemukan benda menyerupai senjata api tersebut tersimpan di bawah jok pengemudi mobil pelaku,” tutur penyidik.
Barang bukti lain yang diamankan:
- pakaian korban
- dua ponsel
- tas selempang
- identitas pelaku
- sabu dan bungkus aluminium foil
- mobil Mazda 2 hijau
- pakaian pelaku
Pemeriksaan Motif Sopir Taksi Online Perkosa Penumpang
Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui semua perbuatannya. Ia juga mengaku kembali memaksa korban melakukan tindakan seksual lain sepanjang perjalanan menuju Depok.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Awaludin Kanur, menegaskan bahwa aksi pelaku dilakukan di bawah pengaruh narkoba.
“Pelaku juga mengaku memaksa korban melakukan tindakan lain yang bersifat seksual selama perjalanan kembali menuju Depok. Pelaku melakukan aksi tersebut berada di bawah pengaruh sabu yang dikonsumsinya sehari sebelum kejadian,” jelasnya.
Selain kekerasan seksual, polisi juga mendalami keterlibatan pelaku dalam peredaran narkoba.
Peringatan Keamanan
Kapolres mengingatkan masyarakat untuk memeriksa identitas kendaraan dan pengemudi sebelum naik taksi online, terutama saat bepergian tengah malam.
“Apabila ada gangguan Kamtibmas segera menghubungi Call Center 110,” ujar Jauhari.
Polisi menegaskan komitmen untuk menindak tegas kejahatan seksual, terutama yang memanfaatkan profesi layanan publik seperti transportasi daring.

Terbongkar! Modus Loker Sragen Jerat Siswi, Pelaku Buang Korban
Terungkap! Sopir Bus Cahaya Trans Jadi Tersangka Laka Maut Tol Semarang
Digerebek Polisi! Pengedar Tramadol Tangerang Dibekuk, Ratusan Butir Disita
Tragis! Pria Dililit Kawat Ditemukan Tewas di Bojonggede
Terbongkar! Penipuan WO Ayu Puspita Jerat Ratusan Pengantin
Geger! Anak SD Bunuh Ibu Kandung, 43 Adegan Direka Polisi
Operasi SAR Diperluas! Kapal Tenggelam Labuan Bajo Telan Korban
Darurat! Banjir Bandang Balangan Kalsel, Air Capai Atap Rumah
Darurat Nasional! Bencana Sumatra Tewaskan Ribuan Warga, Korban Terus Bertambah