ATENSI69.ID – Jakarta, Insiden jet pribadi militer Libya yang jatuh di wilayah selatan Ankara, Turki, menewaskan Panglima Staf Angkatan Darat Libya Letnan Jenderal Mohammed Ali Ahmed al-Haddad bersama empat pejabat militer lainnya. Otoritas Turki memastikan kotak hitam dan perekam suara kokpit pesawat telah ditemukan di lokasi kejadian.
Pesawat jenis Falcon 50 tersebut mengalami gangguan listrik dan sempat meminta pendaratan darurat tak lama setelah lepas landas dari Ankara sebelum akhirnya hilang kontak.
Baca Juga: Darurat Nasional! Banjir Sumatera Tewaskan Ribuan Warga
Kronologi Jatuhnya Jet Pribadi Militer Libya di Ankara
Jet pribadi militer Libya itu lepas landas dari Bandara Esenboğa, Ankara, untuk penerbangan menuju Tripoli. Sekitar 40 menit setelah mengudara, awak pesawat melaporkan adanya gangguan kelistrikan dan meminta izin pendaratan darurat di sekitar wilayah Haymana.
Namun, komunikasi tidak dapat dipulihkan dan pesawat akhirnya jatuh di Distrik Haymana, sekitar 70 kilometer selatan Ankara. Puing-puing pesawat ditemukan oleh personel keamanan Turki di area pedesaan.
Di dalam pesawat terdapat delapan orang, terdiri dari lima penumpang dan tiga awak kabin. Seluruhnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jet Pribadi Militer Alami Gangguan Listrik
Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya mengonfirmasi bahwa pesawat sempat mengirimkan sinyal darurat sebelum hilang dari radar.
“Proses pemeriksaan dan evaluasi perangkat-perangkat ini telah dimulai,” katanya.
“Kami berdoa memohon rahmat Tuhan bagi mereka yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tragis ini dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka,” tambahnya.
Yerlikaya juga menyampaikan bahwa perekam suara kokpit dan perekam data penerbangan telah berhasil diamankan untuk kepentingan investigasi lebih lanjut.
Jet Pribadi Militer Libya Jatuh Usai Kunjungan Resmi
Letnan Jenderal Mohammed al-Haddad dan rombongan diketahui baru saja menyelesaikan pertemuan dengan pejabat militer Turki di Ankara. Kunjungan tersebut berkaitan dengan koordinasi dan kerja sama militer antara kedua negara.
Setelah agenda tersebut, rombongan dijadwalkan kembali ke Tripoli menggunakan jet pribadi militer Libya yang kemudian mengalami kecelakaan fatal.
Pihak berwenang Turki menyatakan kantor kejaksaan Ankara telah membuka penyelidikan resmi untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat.
Disorot Pemerintah Libya
Perdana Menteri Libya Abdulhamid Dbeibah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya pimpinan militer tertinggi negara tersebut.
“Kesedihan mendalam dan duka cita yang besar” atas kematian kepala angkatan darat.
Pemerintah Libya menyebut insiden ini sebagai kehilangan besar bagi institusi militer dan negara, mengingat peran strategis al-Haddad dalam upaya konsolidasi dan koordinasi militer nasional.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Sebanyak ratusan personel dari badan penanggulangan bencana, kepolisian, dan layanan kesehatan Turki dikerahkan ke lokasi kejadian. Pemantauan udara menggunakan drone juga dilakukan untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan area.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan jet pribadi militer Libya tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Hasil analisis kotak hitam diharapkan dapat mengungkap detail teknis terkait gangguan yang dialami pesawat sebelum jatuh.

Tragis! Adik Lionel Messi Kecelakaan Hebat di Miami, Pernikahan Ditunda
Terungkap! Kotak Hitam Jet Militer Libya Ditemukan
Darurat! Gempa Jepang Picu Peringatan Tsunami
Mencekam! Kebakaran Apartemen Hong Kong Tewaskan 146 Orang, 9 WNI Jadi Korban
Mencekam! Penembakan Massal California Tewaskan 4 Orang
Darurat! Banjir Parah di Thailand Tewaskan Puluhan Warga
Operasi SAR Diperluas! Kapal Tenggelam Labuan Bajo Telan Korban
Terbongkar! Modus Loker Sragen Jerat Siswi, Pelaku Buang Korban
Darurat! Banjir Bandang Balangan Kalsel, Air Capai Atap Rumah
Darurat Nasional! Bencana Sumatra Tewaskan Ribuan Warga, Korban Terus Bertambah